Rahadian.A.p –
Rahadian.A.p - 👇👇👇
.
.
Salah satu teori dasar dalam bumi bulat adalah adanya Gravitasi atau daya tarik bumi, adanya gravitasi bumi manusia tidak merasakan kemiringan bumi yang berbentuk bulat. Teori yang dicetuskan oleh Isaac Newton. Berdasarkan teori ini, planet-planet yang bergerak mengitari matahari pada jalurnya adalah karena gaya gravitasi antar planet.

Menurut kaum flatter, teori Gravitasi (yang muncul tahun 1679) ini sudah tidak relevan alias gugur ketika Nicolas Tesla tahun 1800an, menemukan teori elektromagnet. Menurut flatter,benda benda langit berputar pada jalurnya karena pengaruh medan magnet bumi, sehingga bumi menjadi pusat tata surya.

Jika memang gaya gravitasi daya tarik bumi itu ada, kenapa balon bisa terbang ke udara?. Saat membahas soal balon ini, tentunya teori grafitasi menjadi tidak relevan karena yang dibicarakan menjadi teori berat massa Archimedes (muncul tahun ). Jika massa-nya ringan akan terbang, jika berat akan jatuh

Menurut flatter manusia bisa berpijak di bumi, selain karena berat massa manusia yang memang lebih berat dari massa udara juga karena adanya medan magnet bumi.

Bila demikian, kenapa bulan, matahari dan benda-benda langit lainya tidak menabrak bumi yg katanya magnet besar?  Benda-benda langit lainya dalam pengaruh medan elektromagnet bumi sehingga mereka semuanya mengitari bumi pada jalurnya. Bukan saling beradu gravitasi.
.
.

@flatlineisreal
.
.
#fe #ge #flatearth #globe #fyi #earth #like #follow #like4like #world #sun #kajian #scientist #learn #think #stand #gravitasi #ilmuwan #love #ilmu #indonesia #bumi #datar #jakarta #surabaya #universitas #geografi - miqdadbinamr (@miqdadbinamr)